[wz fa-play-circle-o] Pilihan

Informasi Aktual

Ekspose Lanjutan / Focus Group Discussion Kajian Pengembangan Model Pembinaan Pelaku UMKM Sasirangan Kota Banjarmasin

0
0

 


Barenlitbangda - Bidang Penelitian dan Pengembangan Daerah Barenlitbangda Kota Banjarmasin menggelar Kajian Pengembangan Model Pembinaan Pelaku UMKM Sasirangan Kota Banjarmasin secara luring bertempat di Ruang Aula Barenlitbangda Kota Banjarmasin serta secara daring via aplikasi meeting online, Kamis 6 Mei 2021.

Kegiatan tersebut turut melibatkan para peneliti dari LKEPD Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lambung Mangkurat, tokoh masyarakat, para pemerhati Ekonomi Kreatif, serta berbagai organisasi pengusaha di Kota Banjarmasin.






Kajian ini berfokus pada upaya untuk mengidentifikasi, memetakan kebutuhan dan memodelkan pendekatan serta merumuskan rencana aksi pembinaan UMKM Sasirangan di Kota Banjarmasin, sehingga diharapkan Sasirangan dapat terus berkembang tidak hanya di pasar lokal tapi juga nasional dan internasional.

=============================
BARENLITBANGDA KOTA BANJARMASIN
renlitbang.banjarmasinkota.go.id

Pemberian Penghargaan Satu Wasaka Award kepada Pemerintah Kota Banjarmasin

0
0

 


Pada Bulan Ramadhan 1442 Hijriyah yang penuh berkah ini, juga menjadi momen spesial bagi Pemerintah Kota Banjarmasin, dengan ditetapkannya Kota Seribu Sungai ini sebagai salah satu penerima penghargaan Sanitasi dan Air Minum Tuntas Waja Sampai Kaputing (Satu Wasaka Award) dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Satu Wasaka Award adalah penghargaan bergengsi yang diberikan oleh Provinsi Kalimantan Selatan dalam pembangunan Sanitasi dan Air Minum. Penghargaan ini merupakan upaya strategis yang dilakukan Pemerintah Provinsi untuk melaksanakan perannya dalam melakukan fasilitasi, koordinasi, advisory, advokasi, supervisi, sinkronisasi, serta monitoring dan evaluasi, sehingga program dan kegiatan pembangunan sanitasi dan air minum yang telah disusun oleh Kabupaten/Kota dapat diimplementasikan secara terarah sesuai dengan prioritas dan kondisi daerah dengan pendanaan yang telah disepakati.

Adapun tujuan dari Satu Wasaka Award adalah untuk mendorong Kabupaten/Kota meningkatkan akses sanitasi dan air minum, serta menyiapkan aspek regulasi, kelembagaan, pendanaan, infrastruktur sanitasi dan air minum, melaksanakan fungsi Pokja AMPL Provinsi dalam aspek advokasi, supervisi, sinkronisasi, monitoring dan evaluasi, meningkatkan pelibatan multistakeholders dalam pembangunan sanitasi dan air minum, selain juga untuk mendorong inovasi daerah dalam pembangunan sanitasi dan air minum.

=============================
BARENLITBANGDA KOTA BANJARMASIN
renlitbang.banjarmasinkota.go.id

Rapat Koordinasi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Kota Banjarmasin Tahun 2021

0
0

Barenlitbangda - Pemerintah Kota Banjarmasin menggelar rapat Koordinasi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Kota Banjarmasin Tahun 2021 bertempat di Ruang Aula Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Kamis 6 Mei 2021.





Pj. Walikota Banjarmasin yang juga menjabat sebagai Inspektur di Inspektorat Provinsi Kalimantan Selatan, Achmad Fydayeen memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan rapat koordinasi.

"Tugas menurunkan angka stunting bukan hanya tupoksi Dinas Kesehatan saja. Diperlukan satu kesatuan terintegrasi dari beberapa SKPD terkait. Program ini tidak akan terlaksana tanpa adanya komitmen, kebersamaan dan gotong royong semua pihak".


Kepala Barenlitbangda Kota Banjarmasin, Ir. Sugito, MT sebagai Ketua Tim Koordinasi Penurunan Stunting Kota Banjarmasin menyampaikan maksud dan tujuan diadakannya pertemuan ini.

"Tujuan dari rembuk ini adalah menyampaikan hasil analisis situasi dan rancangan rencana kegiatan intervensi stunting serta mendeklarasikan komitmen pemerintah daerah menyepakati kegiatan intervensi stunting di Kota Banjarmasin secara terintegrasi."


Dr. Eka Rayahu Normasari, ST., MM, sebagai Kepala Bidang Perencanaan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Barenlitbangda Kota Banjarmasin juga menyampaikan peraturan terkait tim koordinasi.

"SK tentang tim koordinasi dan tim teknis penurunan stunting tahun 2021 memuat tugas dari masing-masing SKPD terkait percepatan penurunan dan pencegahan stunting di Kota Banjarmasin serta SKPD penanggung jawab di setiap aksi konvergensi penurunan stunting."





==================================================================
BARENLITBANGDA KOTA BANJARMASIN
renlitbang.banjarmasinkota.go.id














Daftar Hasil dan Rekomendasi Penelitian Tahun 2016-2020

0
0

 DAFTAR HASIL DAN REKOMENDASI PENELITIAN

TAHUN 2016-2020


No

Judul Kajian

Tahun

Ringkasan

1

Evaluasi Pelaksanaan Program Pendidikan Inklusif Sekolah Dasar di Kota Banjarmasin

2016

Lihat

2

Penyusunan Bahan Ajar IPS Berbasis Potensi Lokal

2016

Lihat

3

Profil Investasi Kota Banjarmasin 2016

2016

Lihat

4

Upaya Mengurangi Disparitas Kualitas Pendidikan di Kota Banjarmasin

2017

Lihat

5

Kajian Pembiayaan Guru Sekolah Dasar di Kota Banjarmasin

2017

Lihat

6

Kajian Instrumen Survey Kepuasan Data dan Informasi Kota Banjarmasin

2017

Lihat

7

Potensi Pendapatan Asli Daerah Berdasarkan Potensi Pajak dan Retribusi Daerah

2018

Lihat

8

Pengembangan Model Implementasi Program Sekolah Ramah Anak dalam Kerangka Pembentukan Karakter Siswa SD Menuju Banjarmasin sebagai Kota Layak Anak

2018

Lihat

9

Kajian Pengembangan Model Aspek Hukum Perjanjian Kerjasama

2018

Lihat

10

Kajian Keberlanjutan Budidaya Ikan dengan Keramba Jaring Apung di Sungai Martapura Kota Banjarmasin

2019

Lihat

11

Strategi dan Arah Pengembangan Keberlanjutan Rumah Lanting di Kota Banjarmasin

2019

Lihat

12

Kajian Inventarisasi Karakteristik Ruang Sungai dalam Rangka Optimasi Potensi Sungai di Kota Banjarmasin

2019

Lihat

13

Kajian Pendirian Bank Pembiayaan Rakyat Syari’ah (BPRS) Kota Banjarmasin

2019

Lihat

14

Kajian Perubahan Badan Hukum Usaha PDAM

2019

Lihat

15

Kajian Studi Kelayakan BUMD Pasar Banjarmasin

2019

Lihat

16

Kajian Perubahan Badan Hukum Usaha PD PAL

2019

Lihat

17

Kajian Indeks Livability Kota Banjarmasin

2019

Lihat

18

Kajian Transformasi Pasar Tradisional Kota Banjarmasin di Era Disrupsi

2019

Lihat

19

Kajian Tentang Pasar, Desain dan Perkembangan Teknologi Ekonomi Kreatif

2019

Lihat

20

Kajian Proteksi dan Kesiapsiagaan Menghadapi Kebakaran di Kota Banjarmasin

2020

Lihat

21

Kajian Tingkat Pengangguran Terbuka Kota Banjarmasin

2020

Lihat

22

Kajian Indeks Pembangunan Manusia

2020

Lihat

Untuk informasi lebih lanjut mengenai hasil kajian di atas, silahkan menghubungi email kami di :

litbang28@gmail.com

Kajian Indeks Pembangunan Manusia

0
0

KAJIAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA

(Tahun 2020)



Tim Peneliti

Tim Peneliti Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan

Ringkasan

-  Tujuan akhir pembangunan adalah meningkatnya kesejahteraan rakyat

-  Salah satu tolak ukur keberhasilannya adalah tersedianya Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas yang diukur menggunakan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), sebuah indeks komposit yang dipengaruhi oleh indikator dari tiga sektor :

ü Sektor kesehatan diwakili oleh Umur Harapan Hidup (UHH)

ü Sektor pendidikan diwakili oleh Harapan Lama Sekolah (HLS) dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS)

ü Sektor ekonomi diwakili oleh pengeluaran perkapita (Purchasing Power Parity (PPP))

-  Maju atau berkembangnya suatu wilayah dapat dilihat dari capaian IPM-nya.

-  IPM Kal Sel termasuk kategori tinggi sejak tahun 2018, di mana hanya Kota Banjarmasin dan Banjarbaru yang memiliki IPM di atas rata-rata nasional.

-  IPM Kota Banjarmasin berada di posisi kedua di Kal Sel  sejak 10 tahun terakhir. Angka pertumbuhan IPM-nya mengalami perlambatan sejak tiga tahun terkahir, yakni sebesar 0,53%.

-  Beberapa hal terkait IPM Kota Banjarmasin

ü Sektor ekonomi, PPP tumbuh rata-rata 2% pertahun, telah melampaui rata-rata nasional.

ü Indikator kesehatan, UHH tumbuh  0.19% pertahun (stagnan sejak 2019).

ü Indikator pendidikan tumbuh sebesar 1.79% pertahun (HLS 13.92 tahun) maupun 1.77% pertahun (RLS 9.94 tahun) tahun 2019.  

-  Dari ketiga indikator tersebut, dapat dilihat bahwa indikator pendidikan (HLS dan RLS) Kota Banjarmasin   masih memiliki rentang nilai yang cukup besar untuk mencapai titik maksimal, sehingga memiliki daya ungkit paling tinggi.

-  Dari kajian ini dapat diketahui efektivitas belanja pemerintah dalam meningkatkan IPM Kota Banjarmasin dan strategi peningkatan IPM Kota Banjarmasin untuk percepatan peningkatan nilai IPM di Kota Banjarmasin, khususnya di sektor pendidikan.

 

Rekomendasi Kajian

Dalam upaya peningkatan IPM Kota Banjarmasin :

1. Kebijakan penggunaan anggaran melalui kebijakan belanja terutama belanja kesehatan, ekonomi dan belanja hibah masih relevan untuk dilanjutkan.

2. Peningkatan anggaran kesehatan  masih diperlukan dengan evaluasi dan pengawasan yang ketat untuk efektifitas penggunaannya.

3. Perlu kebijakan yang bisa mengungkit nilai IPM dari sisi pendidikan dan mengejar ketertinggalan dari Banjarbaru. Skenario optimis adalah satu-satunya pilihan.

4. Besar anggaran pendidikan harus terus tumbuh dan digunakan secara efektif untuk menjamin anak usia sekolah untuk terus bersekolah, bahkan jika memungkinkan hingga ke tingkat perguruan tinggi. (agar terjadi peningkatan harapan lama sekolah dan rata-rata lama sekolah).

 

 

SKPD terkait

-   Dinas Pendidikan

-   Dinas Kesehatan

Kajian Tingkat Pengangguran Terbuka Kota Banjarmasin

0
0

 KAJIAN TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA KOTA BANJARMASIN

(Tahun 2020)



Tim Peneliti

Tim Kajian Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin

Ringkasan

1. Pengangguran terbuka merupakan salah satu indikator makro ekonomi yang dapat mencerminkan kinerja pemerintah. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kota Banjarmasin lebih rendah dari TPT Nasional dan lebih tinggi dari TPT Provinsi Kal Sel. Kajian ini mengidentifikasi penyebab tingginya angka TPT di Kota Banjarmasin, termasuk identifikasi kesempatan kerja, strategi mencapai pertumbuhan yang tinggi untuk menciptakan kesempatan kerja yang tinggi, juga melakukan simulasi dengan analisis IO untuk memprediksi capaian penciptaan kesempatan kerja di Kota Banjarmasin periode 2021-2025.

2. Pengangguran di Indonesia, berbagai negara maju maupun berkembang menunjukkan bahwa ada pola yang hampir sama yaitu meningkatnya pengangguran di perkotaan akibat migrasi desa-kota, berkembangnya daerah perkotaan melampaui daerah administrasinya, generasi muda berpendidikan yang mencari kerja di perkotaan karena beda tingkat upah desa-kota, serta terbatasnya lapangan kerja di desa.

3. Dari kajian ini diperoleh beberapa temuan :

Perekonomian di Kota Banjarmasin paling berpengaruh bagi perekonomian Kal Sel dengan dominasi pada sektor industri pengolahan, perdagangan, hotel dan restoran, serta angkutan dan komunikasi. 

Meskipun kemampuan perekonomian menyerap tenaga kerja tumbuh cukup baik tapi jumlah pengangguran masih besar yang terlihat dari tingginya angka pengangguran terbuka (TPT).

Tingginya TPT disebabkan oleh angka migrasi masuk yang tinggi (sebelum 2015).

Sektor unggulan (memberi kesempatan kerja tinggi) di Kota Banjarmasin adalah sektor ekonomi yang mendominasi PDRB. Tingginya TPT dapat disiasati dengan kebijakan yang tepat untuk penciptaan kesempatan kerja pada sektor tersebut.

Disamping itu, dapat juga memanfaatkan lapangan kerja yang tersedia di negara lain, namun perlu memastikan pemenuhan kualifikasi serta persyaratan yang diminta.

Adanya wabah Covid-19 sejak awal Maret 2020 turut menambah sekitar 21 ribu pengangguran baru di Kota Banjarmasin. 

4. Saat ini, sektor unggulan telah dipacu untuk tumbuh di atas rata-rata, termasuk melalui pengembangan sistem penjualan daring.

 

Rekomendasi Kajian

1. Untuk mengurangi tingginya tingkat pengangguran terbuka (TPT) Pemerintah Kota Banjarmasin perlu strategi pertumbuhan yang dapat menciptakan kesempatan kerja yang tinggi.

2. Strategi untuk memicu pertumbuhan itu adalah memilih sektor yang dijadikan prioritas dalam rangka menyerap tenaga kerja di Kota Banjarmasin yaitu pada sektor industri pengolahan, perdagangan, hotel dan restoran, angkutan dan komunikasi serta berbagai sektor jasa yang lain.

3. Pemerintah perlu memberikan perhatian khusus kepada sektor Industri Pengolahan dengan meningkatkan kualitas hasil industri pengolahan dengan bimbingan teknis untuk standarisasi produk.

4. Perbaikan sistem perdagangan dan infrastrukturnya dengan menyediakan tempat yang nyaman dan menarik baik bagi pedagang maupun pelanggan serta menyediakan marketplace lokal untuk memperluas paparan para pedagang untuk berdagang secara daring. Bimbingan teknis dari Pemerintah Kota sangat diperlukan dalam hal ini.

5. Penyediaan informasi secara daring untuk hotel dan restoran yang memberikan beberapa paket wisata di Banjarmasin, dan bekerja sama dengan Bank dan lembaga Keuangan dalam mendukung sistem pembayaran daring dan non tunai.

6. Untuk membantu meningkatkan kualitas SDM yang berminat kerja di negara lain, guna mengatasi masalah TPT di Kota Banjarmasin adalah kolaborasi antar sektor dengan dukungan pemerintah dengan memberikan Pelatihan Lisensi/ Sertifikasi khusus profesi dan kemampuan bahasa Inggris.

7. Perbaikan dan penerapan protokol kesehatan yang ketat sesuai Perda yang ada untuk membatasi penularan Pandemi Covid-19 pada sektor-sektor Perdagangan, Hotel dan Restoran serta sektor Angkutan dan Komunikasi sehingga sektor tersebut masih dapat beraktivitas dalam rangka mengurangi pengangguran.

8. Diperlukan kajian yang lebih mikro pada sektor-sektor tertentu dan pembuatan tabel input-output yang mencerminkan teknologi produksi terkini, karena di dalam simulasi ada kecenderungan overestimate dalam mengukur dampak. 

 

SKPD terkait

-   Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Tenaga Kerja

-   Dinas Perdagangan dan Perindustrian

-   Dinas Kebudayaan dan Pariwisata